Uji Aktivitas Antiinflamasi In Vitro Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah

  • Adryan Fristiohady Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
  • Wahyuni Wahyuni Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
  • Fadhliyah Malik Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
  • Nurjeddah Fariane Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
  • Muhammad Ilyas Y. Program Studi DIII Analis Kesehatan, Politeknik Bina Husada Kendari
  • Mentarry Bafadal Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
  • Sahidin F. Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.731

Abstrak

Wualae (Etlingera elatior (Jack) R. M. Smith) merupakan tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional di Sulawesi Tenggara. Buah wualae mengandung fl avonoid, tanin, dan terpenoid yang memiliki aktivitas sebagai antiinfl amasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetukan aktivitas antiinfl amasi ekstrak etanol buah wualae dengan metode stabilisasi membran sel darah merah. Kontrol positif yang digunakan adalah natrium diklofenak dengan dengan berbagai variasi konsentrasi yaitu 250 ppm; 500 ppm; 750 ppm; 1000 ppm; 1250 ppm; dan 1500 ppm. Sampel juga memiliki variasi konsentrasi yang sama. Dari hasil penentuan aktivitas antiinfl amasi sampel didapatkan hasil sebagai persentase stabilitas dan hemolisis ekstrak etanol buah wualae terhadap membran sel darah merah 57,75% dan 42,25% (250 ppm), 66,71% dan 33,29% (500 ppm), 74,10% dan 25,90% (750 ppm), 75,72% dan 24,28% (1000 ppm), 79,87% dan 20,13% (1250 ppm), dan 84,89% dan 15,11% (1500 ppm). Jika dibandingkan dengan persentase stabilitas dan hemolisis natrium diklofenak yaitu 62,61% dan 37,39% (250 ppm), 66,71% dan 33,29% (500 ppm), 71,02% dan 28,98% (750 ppm), 72,10% dan 27,90% (1000 ppm), 73,94% dan 26,06% (1250 ppm), 76,63% dan 23,37% (1500 ppm). Data ini menunjukan bahwa esktrak etanol buah wualae berpotensi sebagai antiinfl amasi karena memiliki persentase stabilitas dan hemolisis yang identik dengan kontrol positif.

Referensi

1. Sativa, O., Yuliet., dan Evi S. Uji Aktivitas Antiinfl amasi
Gel Ekstrak Buah Kaktus (Opuntia elatior Mill.)
pada Tikus (Rattus norvegicus L.) yang Diinduksi
Lamda Karagenan. Online Jurnal of Natural Science.
2014. 3 (2).

2. Silalahi, M. Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith: Manfaat
dan Aktivitas Biologi. Prosiding Seminar Nasional
Pendidikan Biologi. ISBN. 978-602-96166-5-4. 2016.

3. Syarif, R.A., Firdha S., dan Aktsar R.A. Rimpang
Kecombrang (Etlingera elatior Jack.) sebagai Sumber
Fenolik. Jurnal Fitofarmaka Indonesia. 2015. 2 (2).

4. Fahruddin, A.M., Fransiske T., Risnanda T., dan Irene
E.R. Efektivitas Antibakteri Ekstraksi Buah Patikala
(Etlingeraelatior (Jack) R.M.S.m). Makassar Dent J.
2016. 5 (3).

5. Kumar, S., dan Vivek K.R. In-Vitro Anti-Arthritic
Activity of Isolated Fractions from Methanolic Extract
of Asystasia dalzelliana Leaves. Asian Journal
of Pharmaceutical and Clinical Research. 2011. 4 (3).

6. Hidayati, N. A., Shanti L., dan Ahmad D. S. Kandungan
Kimia dan Uji Antiinfl amasi Estrak Etanol Lantana
camara L. pada Tikus Putih (Rattus norvegicus L.)
Jantan. Bioteknologi. 2008. 5 (1).

7. Isnawati, A., Alegentina, S., dan Widowati, L. Karakterisasi
Ekstrak Etanol Biji Klabet (Trigonella foenum-
graecum L) Sebagai Tanaman Obat Pelancar Asi.
Buletin Penelitian Kesehatan. 2013. 41(2).

8. Depkes RI. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan
Obat. Diktorat Jendral POM. Jakarta. 2000.
Jurnal Ilmu Kefarmasian 158 FRISTIOHADY ET AL. Indonesia

9. Djamal, R. Kimia Bahan Alam Prinsip-Prinsip Dasar
Isolasi dan Identifi kasi. Penerbit Universitas Baiturrahmah.
Padang. 2012.

10. Wiranto, E., Muhamad A.W., dan Puji A. Aktivitas
Antiinfl amasi Secara In-Vitro Ekstrak Teripang Butoh
Keling (Holothuria leucospilota Brandt) dari Pulau
Lemukutan. JKK. 2016. 5 (1).
11. Chippada, S.C., Sharan S.V., Srinivasa R.B., dan Meena
V. In Vitro Antiinfl ammatory Activity of Methanolic
Extract of Centella asiatica by Hrbc Membrane Stabilisation.
Rasayan J. Chem. 2011. 4 (2).

12. Santoso S. Panduan Lengkap Menguasai Statistik
Dengan SPSS 16. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.
2008.

13. Mukhriani. Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, dan Identifi
kasi Senyawa Aktif. Jurnal Kesehatan. 2014. VII (2).

14. Lestari, A. B. S., Susanti L. U., dan Dwiatmaka Y.
Optimasi Pelarut Etanol dalam Proses Ekstraksi Herba
Pegagan (Centella asiatica [L.] Urban) pada Suhu
Terukur. Bionatural. 2012. 14 (2).

15. Tiwari, P., Bimlesh K., Mandeep K., Gurpreet K., dan
Harleen K. Phytochemical Screening and Extraction.
Internationale Pharmaceutica Sciencia. 2011. 1(1).

16. Setyowati, W.A.E., Sri R.D., Ashadi., Bakti M., dan
Cici P.R. Skrining Fitokimia dan Identifi kasi Komponen
Utama Ekstrak Metanol Kulit Durian (Durio
zibethinus Murr.) Varietas Petruk. Seminar Nasional
Kimia dan Pendidikan Kimia. ISBN : 979363174-0.
2014.

17. Angelina, M., Puteri A., Muchammad I., Lia M., dan
Muhammad H. Karakterisasi Ekstrak Etanol Herba
Katumpangan Air (Paperomia pellucid L. Kunth).
BIOPROPAL INDUSTRI. 2015. 6 (2).

18. Salim, M., Novi S., Ani I., Hotnida S., Yahya., dan Tanwirotun
N. Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Kulit
Buah Duku (Lansium domesticum Corr) dari Provinsi
Sumatera Selatan dan Jambi. Jurnal Kefarmasian
Indonesia. 2016. 6(2).

19. Direktorat Jendral POM. Farmakope Herbal Indonesia
Edisi 1. Dep Kesehatan RI. Jakarta. 2008.

20. Sumathi, S., dan Anuradha R. In Vitro Anti-infl ammatory
Activity of Flower Extract of Couroupita guianensis
Aubl. International Jurnal of Herbal Medicine.
2016. 4 (5).
21. Karunanithi, M., David C.R., Jegadeessan M., dan Kavimani
S. Comparative GC-MS Analysis and In-Vitro
Screening of Four Species of Mucuna. Asian Journal
of Pharmaceutical and Clinical Research. 2012. 5 (4).

22. Askandari. Uji Aktivitas Antiinfl amasi Ekstrak Etanol
70% Buah Parijoto (Medinilla speciosa Blume) Secara
In Vitro dengan Metode Stabilisasi Membran HRBC
(Human Red Blood Cell). Skripsi. Uin Syarif Hidayatullah.
Jakarta. 2015.

23. Kumar, S., dan Vivek K.R. In-Vitro Anti-Arthritic
Activity of Isolated Fractions from Methanolic Extract
of Asystasia dalzelliana Leaves. Asian Journal
of Pharmaceutical and Clinical Research. 2011. 4 (3).

24. Oyedapo, O.O., Akinpelu B.A., Akinwunmi K.F., Adeyinka.,
dan Sipeolu F.O. Red Blood Cell Membrane
Stabilizing Potentials of Extracts of Lantana camara
and its Fractions. Internatioal Journal of Plant Physiology
and Biochemistry. 2010. 2 (4).

25. Wu, J., Tang., Wu, H.M., dan Zhou, Z.R.. Hillasides
A and B, Two New Cytotoxic Triterpene Glycosides
from the Sea Cucumber Holothuria hilla lesson. Asian
Natural Products Research. 2007.

26. Minarno, E. B. Skrining Fitokimia dan Kandungan
Total Flavonoid pada Buah Carica pubescens Lenne
dan K. Koch di Kawasan Bromo, Cangar, dan Dataran
Tinngi Dieng. El-Hayal. 2015. 5 (2).

27. Harborne, J.B. Metode Fitokimia Penuntun Cara Modern
Menganalisa Tumbuhan. Penerbit ITB. Bandung.
2006.
Diterbitkan
2020-10-28
##submission.howToCite##
FRISTIOHADY, Adryan et al. Uji Aktivitas Antiinflamasi In Vitro Etlingera elatior (Jack) R.M. Smith dengan Metode Stabilisasi Membran Sel Darah Merah. JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, [S.l.], v. 18, n. 2, p. 150-157, oct. 2020. ISSN 2614-6495. Tersedia pada: <http://jifi.farmasi.univpancasila.ac.id/index.php/jifi/article/view/731>. Tanggal Akses: 31 mar. 2025 doi: https://doi.org/10.35814/jifi.v18i2.731.
Bagian
Articles